Tamba Kecelik

Suatu hari, Jon Koplo dan Tom Gembus, karyawan bagian pengadaan barang di sebuah pabrik di wilayah Klaten ini mendapat tugas ke Ponorogo untuk mencari barang yang dibutuhkan perusahaannya. Sampai di sana, ternyata barang yang diinginkan perusahaan tidak sesuai dengan spek-nya sehingga transaksi gagal.

“Wah, enggak jadi dapat persenan nih, Mbus,” gerutu Koplo.

“Yah, namanya juga belum rezeki, Plo,” jawab Gembus pasrah.

Ketika mereka sampai di sebuah halte untuk nyetop bus jurusan Klaten, tiba-tiba pandangan mereka tertuju pada selembar kertas warna biru bergambar I Gusti Ngurah Rai tergeletak pasrah di jalan seolah menunggu uluran tangan.

“Ssst, Mbus, ini baru namanya rezeki!” bisik Koplo.

“Iya, Plo, seket ewu, lumayan nggo tamba kecelik,” jawab Gembus.

Merasa takut keduluan orang lain, Koplo mengatur siasat untuk mengeksekusi uang itu. Dengan berlagak cuek bebek, ia menggeser posisi berdirinya, lalu pura-pura menjatuhkan pulpennya di dekat kertas biru itu, kemudian ia berjongkok untuk mengambil pulpen sekaligus akan menyambar uang di dekatnya. Tapi apa yang terjadi?

“Kampret tenan!” batin Koplo misuh-misuh setelah melihat ternyata yang diambil adalah uang mainan anak-anak yang bentuk, gambar dan warnanya persis plek dengan uang pecahan Rp 50.000.

Secara refleks Koplo melihat orang-orang yang ada di halte dan berharap enggak ada yang melihat aksinya barusan. Tapi nyatanya, pandangan semua orang yang ada di halte tersebut tertuju kepadanya sambil tertawa cekikikan. Bahkan ada seseorang yang nyeletuk,”Yaaa, satu lagi dapat korban…!!!”

Wajah Koplo langsung berubah abang ireng kisinan, lalu nggeret tangan Gembus untuk menjauh dari halte.

http://www.solopos.com/2011/ah-tenane/tamba-kecelik-117929

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: