Hawa Nafsu – Serambi Indonesia – Mobile

Hawa Nafsu

Jumat, 3 Mei 2013 09:12 WIB
Oleh Jarjani Usman

“Sesungguhnya yang paling aku kuatirkan
pada kalian adalah dua hal, yaitu taat pada
hawa nafsu dan angan-angan panjang”
(Ali bin Abi Thalib r.a.).

Yang tidak pernah tua pada manusia di
dunia ini adalah hawa nafsu. Buktinya
sampai detik ini, masih kerap terdengar
orang-orang yang sudah tua umurnya
terlibat dalam sejumlah kemungkaran,
seperti korupsi, suap, dan sejenisnya,
meskipun banyak di antaranya disebut
terhormat. Itu maknanya bahwa hawa
nafsu senantiasa muda dan bergairah,
meskipun bersemayam pada orang tua.

Padahal sejatinya, semakin tua seseorang,
semakin bijak dalam bersikap dan
berbuat. Pasalnya, orang tua telah melalui
hidup dalam jangka waktu lama, sehingga
sudah banyak belajar pada kesalahan
dirinya di masa lampau atau kesalahan-kesalahan orang lain. Juga, semakin tua
seseorang, seharusnya semakin sadar
bahwa hidupnya tak lama lagi di dunia ini,
sehingga semakin membersihkan diri dari
dosa. Bahkan, kebijaksanaannya
seharusnya menjadi petuah bagi orang-orang yang muda, sehingga tidak
menyesal di hari tua kelak.

Namun demikian, kemungkaran yang
dilakukan orang-orang tua juga suatu
pelajaran berharga. Yaitu, pelajaran
tentang betapa sulitnya seseorang
manusia yang sudah dikuasai hawa nafsu
untuk kembali ke jalan yang benar, kalau
sudah terlalu sering mengabaikan dosanya
semasa hidupnya, terutama di masa
mudanya. Umumnya, orang-orang yang
sudah istiqamah di jalan yang benar
adalah orang-orang yang berjihad menuju
jalan Allah sedini mungkin. Dari itu, tidak
sepatutnya menunggu masanya untuk
bertaubat.

http://aceh.tribunnews.com/m/index.php/2013/05/03/hawa-nafsu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: